Positive Thinking Baik bagi Kesehatan Mental

Positive Thinking Baik bagi Kesehatan Mental, Termasuk Menurunnya Resiko Depresi. Foto: Freepik

simetriss.comPositive thinking, atau berpikir positif, merupakan praktik untuk memusatkan perhatian pada hal-hal baik dalam segala situasi yang ternyata baik untuk kesehatan mental dan fisik.

Berpikir positif tidaklah berarti mengabaikan realitas atau meremehkan masalah, melainkan melibatkan pikiran yang optimis, penuh harapan, dan percaya bahwa segala sesuatu akan berjalan dengan baik.

Memangnya seberapa besar manfaat positive thinking bagi kesehatan mental? Yuk simak pembahasan dalam artikel ini!

Manfaat Positive Thinking untuk Kesehatan Mental

  1. Meredakan Stres

Berpikir positif membantu mengatasi situasi yang memicu stres, alih-alih terjebak dalam rasa frustrasi, justru memungkinkan pengembangan rencana.

Atau bahkan mengambil tindakan yang lebih baik dengan mencari bantuan dan nasihat dari orang lain.

  1. Imun Tubuh Meningkat

Positive thinking berkontribusi pada peningkatan imun tubuh, sebab pikiran memiliki dampak signifikan pada fungsi tubuh, dan sikap positif dapat menguatkan sistem kekebalan. 

Orang yang optimis terhadap aspek penting dalam hidup mereka cenderung menunjukkan respons kekebalan yang lebih kuat.

Baca juga: Body Image Ternyata Mempengaruhi Kesehatan Mental Lho, Hati-hati

  1. Kualitas Kesehatan Lebih Baik

Berpikir positif tidak hanya berpengaruh pada kemampuan mengatasi stres dan kekebalan tubuh, tetapi juga memberikan dampak positif pada kesejahteraan keseluruhan. 

Hal ini termasuk penurunan risiko kematian akibat masalah kardiovaskular, penurunan tingkat depresi, dan peningkatan umur.

  1. Mental Lebih Kuat

Positive thinking mencerminkan kemampuan kita untuk mengatasi masalah. 

Orang yang memiliki sikap positif dapat menghadapi krisis atau trauma dengan kekuatan dan tekad, melewati dan mengatasi kesulitan tersebut.

  1. Resiko Depresi Menurun

Individu yang cenderung pesimis atau berpikir negatif lebih rentan mengalami depresi. 

Fokus pada pemikiran positif dapat melindungi dari risiko depresi, kecemasan, dan kondisi kesehatan mental lainnya. 

Orang yang optimis juga mungkin pulih lebih cepat dari depresi.

6. Kemampuan Koping yang Baik

Orang yang memiliki positive thinking cenderung melihat tantangan sebagai peluang untuk tumbuh atau mengalami hal baru. 

Mereka melihat situasi sulit sebagai peluang untuk meningkatkan diri dan mencari cara yang lebih baik untuk mengatasi tekanan.

Pikiran positif membantu melihat sisi baik dari suatu tantangan, menghargai kekuatan pribadi, dan membentuk mekanisme koping yang sehat. 

Mereka yang berpikir negatif cenderung merespon dengan tindakan yang merugikan kesehatan mental, seperti penggunaan obat-obatan, pola makan berlebihan, dan perilaku impulsif. (Simetriss/Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *