Timnas Indonesia, PSSI

Timnas Indonesia, PSSI

Simetriss.com– Fakta menarik Timnas Indonesia memang tergolong sangat unik dan juga beragam  sehingga bisa menjadi kebanggaan tersendiri.

Sejarah sepak bola Indonesia dimulai sejak Federasi Sepakbola Indonesia didirikan yang sekarang dikenal dengan nama dengan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia).

PSSI berdiri sejak 1930, saat itu belum ada prestasi yang bisa dibanggakan Timnas Indonesia.

Meski demikian, olahraga sepak bola merupakan jenis olahraga yang paling digemari di Indonesia.

Hal tersebut juga dapat terlihat dari antusiasme supporter saat Timnas Indonesia tampil di luar negeri.

Pasti selalu ada supporter Timnas Indonesia yang rela menonton tim kebanggaannya berlaga.

Sebelum Indonesia merdeka, sepak bola Indonesia diorganisasi oleh Hindia Belanda yakni Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NVB) atau suksesornya Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU).

Barulah setelah Indonesia merdeka pada 1945, PSSI berhasil mengambil alih organisasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh.

Prestasi sepak bola Indonesia pasca kemerdekaan yang dibawah paying PSSI mengalami kemajuan pesat terutama di Asia.

Contohnya pada 1956, Timnas Indonesia berhasil lolos ke Olimpiade Melbourne, Australia dan berhasil menembus babak perempat final.

Daftar fakta menarik Timnas Indonesia:

Negara Asia Pertama yang Tampil di Piala Dunia

Sebelum era kemerdekaan saat Timnas Indonesia masih bernama Hindia Belanda dalam naungan NIVB, tepatnya pada 1938 pernah tampil di Piala Dunia.

Pada saat itu ajang Piala Dunia berlangsung di Prancis, pada 2018 FIFA secara resmi mengakui tim Hindia Belanda adalah Timnas Indonesia.

Keputusan FIFA tersebut sekaligus menjadikan Timnas Indonesia sebagai negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia.

Berbagai Latar Belakang Profesi Pemain

Uniknya, kekuatan Timnas Indonesia juga berasal dari pemain dari berbagai latar belakang, tak hanya jebolan sekolah atlet saja.

Pada Piala Dunia 1938, Achmad Nawir merupakan pemain bertahan dari klub asal Persebaya.

Baca juga: Awal Mula Adanya Kompetisi Liga 1 Indonesia, Begini Sejarahnya

Menariknya, menurut keterangan dari Java Post, Achmad Nawir selain berprofesi menjadi pesepak bola juga berprofesi sebagai dokter dan tampil berkacamata saat bertanding.

Kemudian sosok pemain lainnya yakni Andi Ramang, sebelum namanya terkenal sebagai legenda sepak bola asal Makassar ia berprofesi sebagai tukang becak.

Suka Pelatih Asing

Sejak 1938 hingga sekarang, tercatat Timnas Indonesia telah dilatih oleh 23 pelatih asing dan 16 pelatih lokal.

Pelatih Asing:

–        Johannes Christoffel van Mastenbroek (Belanda)

–        Choo Seng Quee (Singapura)

–        Antun Pogacnik (Yugoslavia)

–        Yusuf Balik (Turki)

–        Wiel Coerver (Belanda)

–        Frans van Balkom (Belanda)

–        Marek Janota (Polandia)

–        Bernd Fischer (Jerman)

–        Anatoli Polosin (Rusia)

–        Ivan Toplak (Yugoslavia)

–        Romano Matte (Italia)

–        Henk Wullems (Belanda)

–        Bernard Schumm (Jerman)

–        Ivan Kolev (Bulgaria)

–        Peter Withe (Inggris)

–        Alfred Riedl (Austria)

–        Wim Rijsbergen (Belanda)

–        Luis Manuel Blanco (Argentina)

–        Jacksen F. Tiago (Brasil)

–        Pieter Huistra (Belanda)

–        Luis Milla (Spanyol)

–        Simon McMenemy (Skotlandia)

–        Shin Tae-yong (Korea Selatan)

Pelatih Lokal:

–        E.A. Mangindaan

–        Endang Witarsa

–        Suwardi Arland

–        Djamiat Dalhar

–        Aang Witarsa

–        Harry Tjong

–        Sinyo Aliandoe

–        M. Basri, Iswadi Idris dan Abdul Kadir (pelatih bersama)

–        Bertje Matulapelwa

–        Danurwindo

–        Nandar Iskandar

–        Benny Dollo

–        Aji Santoso

–        Nil Maizar

–        Rahmad Darmawan

–        Bima Sakti

1 thought on “Fakta Menarik Timnas Indonesia, Unik dan Beragam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *