Logo LIB

Logo LIB

Simetriss.com- Kompetisi Liga 1 Indonesia merupakan kasta tertinggi dalam sistem liga sepak bola profesional di Indonesia yang dengan 18 klub sebagai kontestannya.

PT Liga Indonesia Baru adalah operator resmi kompetisi Liga 1 Indonesia dengan masing-masing klub sebagai pemegang saham utamanya.

Sistem di Liga 1 Indonesia yakni sistem promosi dan degradasi yang berlangsung dalam periode tahunan.

Selama periode tersebut akan terjadi sebanyak 34 pertandingan yang berlangsung secara kandang dan tandang (home and away).

Gelar juara berhak jatuh pada klub yang berhasil mengumpulkan poin tertinggi selama kompetisi Liga 1 Indonesia dalam 1 musim.

Jika terdapat perolehan poin sama, maka penentu status juara adalah perolehan selisih gol klub yang tengah bersaing.

Klub yang berhasil menjuarai Liga 1 akan mewakili Indonesia bermain di babak play-off Liga Champions Asia.

Sedangkan klub yang finish di peringkat 2 dan 3 (jika peringkat 1 lolos play-off Liga Champions Asia) maka akan mewakili Indonesia di Piala AFC.

Sedangkan 3 tim di peringkat terbawah klasemen akan langsung terdegradasi dan kemudian tempatnya tergantikan oleh 3 tim terbaik dari Liga 2 yang mendapatkan promosi.

Baca juga: Tiga Pemain Lokal Termahal di Liga 1 2022/2023, Masih Disangka Pemain Asing

Namun khusus Liga 1 musim 2021-2022 kompetisi berjalan saat pandemi covid-19 sehingga ada beberapa terbosan.

Diantaranya yakni menggunakan sistem gelembung, terpusat atau tidak berlaku sistem kandang dan tandang demi menjaga penyebaran virus.

Sejarah Liga 1 Indonesia

Kompetisi Liga 1 Indonesia dibentuk pertama kali oleh Federasi Sepak Bola Indonesia atau dikenal dengan nama PSSI pada 2008.

Saat itu Liga 1 masih bernama Liga Super Indonesia sebagai perwujudan kompetisi professional sepak bola Indonesia.

Hal itu menjadi terobosan yang sebelumnya kompetisi sepak bola yang awalnya hanya amatir dengan mengandalkan APBD sebagai modal berkompetisi.

Ide Sistem Liga 1

Ide dari pelaksanaan sistem Liga 1 telah ada sejak 2007 sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan profesionalisme sepak bola nasional.

Hal lain yang mendasari ide sistem kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia yakni karena format Liga Indonesia 2007 yang kurang adil dan berlangsung setengah kompetisi,

Sistem tersebut tentu menaikan tingkat ketegangan saat pertandingan dan memicu kerusuhan, serta terlalu banyak klub yang bermain yakni 36 klub.

Pembentukan Liga 1

Liga Super Indonesia pertama kali berlangsung pada 2008 untuk mengikuti persyaratan FIFA.

Persyaratan tersebut menyatakan kontestan Liga suatu negara harus paling sedikit 18 klub professional tanpa bantuan dana subsisdi APBD.

Kemudian pada 2017, Liga Super Indonesia resmi berganti nama menjadi Liga 1 Indonesia.

Saat itu PSSI berada di bawah kepemimpinan baru yakni Edy Rahmayadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *